Seputar Perjalanan Semarang-Solo-Sragen: Pilihan Bus, Kecepatan, Waktu Tempuh, dan Biaya.

Semarang-Solo-Sragen

  • Semarang-Solo: Convenience over economic reason

Saya biasanya naik bus dari halte dekat ADA Sukun. Di sini, saya akan mendapatkan berbagai macam pilihan bus menuju Solo, dari mulai kelas AC seperti Safari hijau, Rajawali, dan Shantika, atau ekonomi seperti Raya Indah dan Safari. Saya pribadi lebih memilih AC karena beberapa pertimbangan, di antaranya kenyamanan, kecepatan, dan keamanan. Jika timing saya tepat, akan saya usahakan untuk naik bus Shantika berwarna ungu. Secara kenyamanan, Shantika ungu sama seperti bus-bus AC lainnya seperti Rajawali, Safari, Taruna, dan Shantika dengan warna cat lain. Yang membedakan adalah kecepatan dan cara menyetir sopirnya. Berdasarkan pengamatan saya beberapa kali naik berbagai macam bus AC Solo-Semarang, Shantika ungu membutuhkan waktu tempuh ke Solo yang relatif lebih singkat daripada bus-bus lainnya. Untuk faktor sopir, saya akui, sopir Shantika ungu benar-benar dahsyat, hingga kadang saya berpikir mungkin dia pernah aktif di SK.

*Bus Patas AC=Rp 20.000,00; waktu tempuh: 3 jam

  • Solo Sragen: the faster the better

Di Terminal Tirtonadi Solo, saya akan oper bus ke Sragen. Untuk rute ini, saya lebih memilih bus jurusan Surabaya seperti SK dan Mira yang saat banyak mengoperasikan bus ber-AC dengan tarif ekonomi, atau dikenal dengan ATB (AC Tarip Biasa), daripada bus jurusan Sragen-Solo. Pertimbangannya berkisar pada kecepatan dan kenyamanan. Ya, bus-bus jurusan Surabaya membutuhkan waktu sekitar satu jam untuk tiba di Sragen karena tidak menaikkan penumpang di jalur Solo-Sragen sementara bus jurusan Sragen-Solo membutuhkan waktu lebih lama karena sering berhenti menaikkan penumpang dan juga ngetem di beberapa titik. Kenyamanan naik bus ber-AC dengan tarif ekonomi juga menjadi faktor utama saya lebih memilih bus ber-AC yang dingin dan suejuk daripada bus non-AC yang puanas.

*Bus Jogja-Surabaya (SK & Mira)= Solo-Sragen Kota: Rp. 3.500,00
Bus Jogja-Surabaya (SK & Mira) =Solo-Pom Bensin Tunjungan (saya biasanya turun di sini)=Rp. 4.500,00/Rp. 5.000,00 (Saya biasanya ngasih lima ribu. Kadang dikasih kembalian 500 kadang tidak) waktu tempuh: 1 jam
*Bus Solo-Sragen= N/A

Sragen-Solo-Semarang: the speed of SK

  • Sragen-Solo: waiting for the right one

Biasanya saya mencocokkan keberangkatan saya dengan jadwal bus SK Semarangan lewat di Pom Bensin Tunjungan dengan harapan dapat naik bus tersebut hingga ke Semarang. Jika kebetulan tidak rezeki saya mendapatkan SK Semarangan, saya akan naik SK atau Mira, turun di Solo untuk selanjutnya oper ke Semarang di Terminal Tirtonadi.

  • Solo-Semarang: the ecstasy of riding a roller coster

Pilihan bus akan tergantung pada waktu kepulangan saya ke Semarang. Jika kebetulan di atas jam 12 siang, saya akan rela menunggu kedatangan SK Semarang. Namun jika di bawah jam 12 siang, apa boleh buat, saya akan naik bus AC Solo-Semarang. Pertanyaannya, kenapa SK? Jawabannya, faktor kecepatan dan biaya. Bus-bus SK Semarangan memang membutuhkan waktu yang lebih singkat daripada bus-bus Semarang biasa.
Pernah suatu saat,bus berangkat pukul 8 malam dari Terminal Solo dan ngetem di Kartasura hingga pukul 8.30. Begitu bus berangkat saya kirimkan pesan pada teman saya untuk menjemput di Patung Kuda UNDIP pukul 11, dengan asumsi perjalanan akan memakan waktu sekitar 2,5 jam. Di jalan, bus seolah menjelma menjadi roller coster dan tiba di Semarang jam 10! Saya juga menikmati cara mengemudi sopir yang dapat memacu adrenalin penumpang dan ini menjadi sensasi tersendiri bagi sebagian pelanggan SK. Untuk biaya, SK jauh lebih murah. Tarif normal Solo-Semarang adalah Rp 13.000,00 dan jika kita membawa kartu langganan tarifnya sebesar Rp 10. 500,00. Cepat dan murah, itu alasan saya memilih SK untuk kembali ke Semarang.

*Sumber Kencono (AC Tarif Biasa)=Rp 13.000 (tarif Kartu Langganan= Rp 10.500,00);
waktu tempuh: 1,5-2 jam)

Posted on June 3, 2011, in Article. Bookmark the permalink. 3 Comments.

  1. thanks gan…cukup membantu
    saya lagi2 nyari info bus jurusan solo-sragen soalnya :mrgreen:

  2. thankz gan buat infonya,

  1. Pingback: EKA merangsek jalur Solo-Semarang « Sacrum Yogaslavium Imperium

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 607 other followers