Saya, Rusia, dan Lagu Kebangsaan Uni Soviet
Saya mulai menyukai lagu-lagu kebangsaan saat kelas 6 (3 SMA). Saat itu ada 2 lagu paling saya sukai: the national anthem of the Soviet Union (Uni Soviet) dan Hatikvah (Israel). Dua-duanya saya hafalkan di luar kepala dan sempat saya tawarkan untuk saya nyanyikan di seleksi pertukaran pemuda Indonesia-Kanada di pos pengetahuan tentang negara tujuan tapi ditolak juri (Ya iyalah, negara tujuannya apa, lagu yang mo dinyanyiin apa
).
Terkait yang pertama, awal mula saya menyukai lagu yang bernafaskan rasa cinta tanah air terhadap Mother Russia dan patriotisme yang berapi-api ini ketika saya iseng mengunduh versi instrumentalnya dari internet. Saya mendapati lagu ini cukup unik dan bernada indah. Segera saya cari versi vokalnya hingga akhirnya saya juga menemukan versi Bahasa Inggrisnya. Semuanya saya unduh dan masukkan ke MP3 player saya,yang sebenarnya merupakan barang terlarang di asrama.
Lagu-lagu kebangsaan kemudian ini menemani saya ketika menikmati waktu senggang atau belajar malam di kamar, KAPATRA 2 no 22. Saat mandi pun, saya tak lupa menyanyikan lagu ini. Bahasanya bervariasi. Kadang Bahasa Rusia, “Soyuz neruschimiy respbublikh svobodnikh, Splotila naveki Velikaya Rus’...” atau Bahasa Inggris “United forever in friendship and labor, our mighty republic will ever endure….” Saat itu, teman-teman sekamar saya sudah hafal lagu yang akan saya nyanyikan dan mereka kadang ikut-ikutan menyanyi, “United forever in friendship and labor….”
Pertanyaannya, kenapa Uni Soviet? Jawabannya membuka kembali lembaran ketika saya masih SD, ketika ibu saya meminjamkan buku Fisika dari perpustakaan sekolah beliau. Di buku itu, ada bagian yang sangat menarik bagi saya:persaingan menjelajahi antariksa dan persaingan senjata di era perang dingin yang melibatkan Amerika Serikat dan Uni Soviet. Saat itu dalam benak saya muncul pikiran “Amerika sudah biasa,tapi kalo Uni Soviet, ini kayaknya bagus”. Perlahan, rasa kagum saya pada Uni Soviet tumbuh dan terus berkembang hingga saya lebih mendapatkan akses untuk mengetahui lebih banyak tentang Uni Soviet. Saya pun mulai belajar tentang Lenin, Stalin, Trotsky, Tolstoy, Komintern, Politburo, KGB, NKVD, Sukhoi, rudal Scud, Pakta Warsawa beserta aksi-aksi mereka di Hungarian Uprising dan Prague Spring. Saya melihatnya sebagai sebuah cita rasa internasioanal yang berbeda dari Eropa Barat dan Amerika Utara atau belahan bumi lainnya.
Lagu yang menurut saya berisi juga propaganda ini juga membawa saya pada lagu-lagu Rusia lain: Kalinka, Provans, Moskva-Vladivostok, dan lagu-lagu t.A.T.u., yang sekarang sering menemani saya mengerjakan skripsi di kamar kos dan membuat mimpi untuk bisa berkunjung ke sana suatu saat nanti tetap menyala. Ya, saya menyimpan mimpi untuk bisa terbang ke Moskow, menengok stadion Luzhniki dan teater Bolshoi, dan tidak lupa akan saya sempatkan untuk mengagumi keindahan katedral Saint Basil, jalan-jalan ke Federation Tower, Russia Tower, dan Red Square, main ke Universitas Lomonosov Moscow, bersama Masha, seorang teman dari Rusia yang saya temui ketika mengikuti pertukaran pelajar di Amerika.
Kata Eleanor Roosevelt,”Future belongs to those who believe in the beauty of their dreams“. Saya pun yakin akan keindahan mimpi saya. Mother Russia, I’ll come one day, insya Allah. Bismillah
Untuk mengunduh lagu kebangsaan Uni Soviet dalam berbagai versi, silakan kunjungi:
Posted on April 12, 2011, in Journal. Bookmark the permalink. 5 Comments.










wohow, do you like russia too?
Yes, I do. Do you like it too?
Saya juga fanatik dengan Uni Soviet. Diantara semua lagu yg ada di HP saya, cuma USSR Anthem, Internatioanale, dan The Guard song yg sering saya dengarkan hampir setiap saat.
Selain kemiliterannya yg bersaing dengan Amerika, saya juga suka dengan Ideologi sosialisme mereka.
Saya juga cinta dengan hal” berbau Uni Soviet,komunisme (tapi bukan PKI yaaa),negara ini tinggi banget rasa nasionalisme nya,solidaritas yg tinggi sesama comrades nya
terutama saya suka tentang kemiliterannya,apalagi setelah bermain game Operation Flashpoint Cold War Crisis series
All for mother russia
suka mrinding klo baca segala sesuatu berbau Russia.. satu-satunya negara yg paling “introvert” dan gak suka “berulah” macem-macem