- Bangun jam 3, belum sholat Isya’. Akhirnya sholat Isya’ jama’ah ma Zulfahmi coz aku nginep di rumah Zulfahmi.
- Smsan ma Bandeng yang nanyain kata-kata dalam Bahasa Spanyol. Lha aku dah bertahun-tahun gak deal with SpanishI y je hablo Espaňola poquito je n satu setengah tahun terakhir lebih sering estudie et parle Francais ya akhirnya gak bisa membantu secara maksimal.
- Setelah sholat tahajud memanjatkan a special prayer, tetapi entah kenapa abiz tu waktu tidur sebentar biz sholat mimpi aneh banget, benar-benar aneh, saking anehnya gak perlu dipublikasikan di blog ni.
- Abis sholat shubuh mimpi aneh lagi. Tidak pernah terduga dan terprediksikan sebelumnya. Aneh pokok’e.
- Di kampus nyari dosen mo ngurus nilai yang gak keluar tapi gak ketemu-ketemu.
- Ngobrol ma Munsu, mahasiswa Sastra Inggris asal Korea yang baru masuk. Pedekate dikit coz Pak Mu’allimin selaku Kajur Sastra Inggris memintaku jadi informal liason officer-nya si Munsu.
- Liat Korean Days, feeling the breeze of Dynamic Korea.
- Ngobrol-ngobrol ma anak-anak AIESEC. Sharing n tukar pikiran dikit.
- Nelpon dosen buat ngurus nilai yang gak keluar, tapi responnya sengit’e puol. Ada tanda-tanda yang menunjukkan bahwa aku harus merevisi rencana dan target-target akademisku untuk semester 3 ni. Banyak-banyak istighfar. Kadang ujian hidup memang terasa begitu berat.
- Abis Isya’ mo liat acara Korean Days lagi ma Supriyadi, tapi ternyata waktu mpe kampus acaranya dah selesai. Untungnya bawa laptop jadi langsung hot spot-an di Joglo.
- Ketemu Mas Udin, petinggi HaWe, yang bawa temennya anak STAIN. Temennya Mas Udin ngajak ngrobrol pake Bahasa Arab, fa takallamtu ma’aahu bil lughatil ’arabiyyah.
- Had a romantic dinner with Adi, discussed first impression and judgment in social interaction.
- Dalam lantunan Lagu Kebangsaan Uzbekistan, ngetik tulisan ni, sambil merenungkan pertanyaan, ”Kapan ya aku bisa ke Uzbekistan?”


