Aku dan Lagu Kebangsaan Ukraina

August 29, 2008

Alasan dan proses penguasaanku terhadap Lagu Kebangsaan Ukraina (Shche ne vmerla Ukrainy/(Kejayaan) Ukraina Belum Mati tidak jauh berbeda dari alasan dan penguasaanku terhadap Lagu Kebangsaan Yunani (lihat entry ’Aku dan Lagu Kebangsaan Yunani’). Yang membedakan adalah saat pertama kali mendengarnya dan kelancaran penguasaannya.

Pertama kali aku mendengar lagu negara asal Andriy Sevchenko ini saat melihat-lihat video di Youtube waktu ikut program Pertukaran Pemuda Indonesia-Kanada. Saat itu secara kebetulan aku melihat video penyambutan juara tinju kelas berat dunia (lupa namanya) di Kiev, ibukota Ukraina, dimana dalam penyambutan tersebut lagu ini dinyanyikan oleh seorang artis lokal. Saat itulah, ’benih-benih cintaku’ pada lagu ini mulai tumbuh. Namun karena banyaknya kegiatan, aku baru bisa men-download lagu ini, baik versi instumental maupun versi vokalnya, setelah sampai di Sragen.Tentang penguasaan lagu, bagiku ini terbilang lebih sulit daripada Ýmnos eis tīn Eleutherían karena lmemerlukan teknik pernafasan yang agak rumit

Secara khusus, bagiku warna lagu ini mirip seperti Lagu Kebangsaan Uni Soviet dan memiliki aura yang berbeda dibanding lagu-lagu kebangsaan lainnya, semacam perpaduan antara melankolisme, romantisme, dan heroisme. Hingga saat tulisan di-posting, lagu ini adalah salah satu lagu yang paling sering menemani kesendirianku di kamar kost dan lagu kebangsaan kedelapan yang bisa kunyanyikan. Menyusul selanjutnya adalah Advance Australia Fair (Australia), O`zbekiston Respublikasining Davlat Madhiyasi (Uzbekistan), dan Istiklal Marsi (Turki)

Dalam alfabet Ukraina:

Ще не вмерла України і слава, і воля,
Ще нам, браття молодії, усміхнеться доля.
Згинуть
наші вороженьки, як роса на сонці.
Запануєм і ми, браття, у своїй сторонці.

CHORUS x2
Душу й тіло ми положим за нашу свободу,
І покажем, що ми, браття, козацького роду.

Transliterasi:

Shche ne vmerla Ukrayiny i slava, i volya,
Shche nam, brattia molodii, usmikhnet’sia dolia.
Z-hynut’ nashi vorizhen’ky, yak rosa na sontsi,
Zapanuyem i my, brattia, u svoyiy storontsi.

CHORUS x2
Dushu y tilo my polozhym za nashu svobodu
I pokazhem, shcho my, brattia, kozats’koho rodu.

Terjemahan dalam Bahasa Inggris:

Ukraine’s glory has not perished, nor her freedom
Upon us, fellow compatriots, fate shall smile once more.
Our enemies will vanish, like dew in the morning sun,
And we too shall rule, brothers, in a free land of our own.

CHORUS x2
We’ll lay down our souls and bodies to attain our freedom,
And we’ll show that we, brothers, are of the Cossack nation.

Terjemahan dalam Bahasa Indonesia:

Kejayaan Ukraina belum mati, begitu juga kemerdekaannya.

Kepada kita, teman-teman seperjuangan, takdir akan tersenyum sekali lagi.

Musuh-musuh kita akan lenyap seperti embun di pagi hari,

dan juga, kita akan berkuasa, saudara-saudara, di negeri kita sendiri yang merdeka.

CHORUS x2

Akan kita korbankan jiwa dan raga untuk menggapai kemerdekaan,

dan akan kita tunjukkan, saudara-saudara, bahwa kita dalah Bangsa Kossak.


Aku dan Lagu Kebangsaan Yunani

August 29, 2008

Pertama kali aku mendengar Lagu Kebangsaan Yunani (Ýmnos eis tīn Eleutherían/ Himne untuk Kebebasan) saat aku mengecek hasil ’perburuanku’ dari warnet yang meliputi info-info tentang isu-isu global mutakhir dan lagu-lagu kebangsaan negara-negara di dunia. Saat itu aku baru mendapatkan versi instrumentalnya dan bagiku lagu ini terdengar cukup menarik. Akhirnya kuputuskan untuk memburu versi vokalnya jika ada kesempatan untuk pergi ke warnet lagi.

Setelah menelusuri google dan wikipedia, akhirnya kudapatkan versi vokal dari lagu ini. Selanjutnya, di rumah kudengarkan lagu dengan seksama dan saat itu aku berpikir untuk bisa menyanyikan lagu ini. Berkali-kali kudengarkan lagu ini untuk memastikan ketepatan panjang pendeknya suku kata dan pengucapan kata-katanya hingga aku benar-benar yakin akan hasil pengamatanku, dan kumulailah menghafal liriknya.

Tidak butuh waktu lama bagiku untuk menghafal lagu ini karena selain liriknya yang tidak begitu panjang, pengucapannya juga tidak terlalu sulit. Setelah bisa menghafal liriknya, aku terus menyanyikan lagu ini agar kuat menempel di ingatan. Akhirnya, jadilah lagu ini lagu kebangsaan ketujuh yang bisa kunyanyikan setelah Indonesia Raya (Indonesia), Hatikvah (Israel), Lagu Kebangsaan Uni Soviet, O Canada (Kanada), Fratelli d’Italia (Italia), dan La Marseillaise (Prancis).

Dalam alfabet Yunani

Σ γνωρίζω π τν κόψη

Το σπαθιο τν τρομερή,

Σ γνωρίζω π τν ψη,

Πο μ βία μετράει τ γ.

π’ τ κόκκαλα βγαλμένη

Τν λλήνων τ ερά,

Κα σν πρτα νδρειωμένη,

Χαρε, χαρε, λευθεριά!

Terjemahan Literal dalam Bahasa Inggris

I recognize you from the dreadful

edge of the sword.

I recognize you from the countenance

which surveys the earth with force.

Risen from the sacred bones

of the Greeks,

and, valiant as first,

hail, oh hail, liberty!

Transliterasi

Se gnorízo apó tin kópsi

tu spathiú tin tromerí,

se gnorízo apó tin ópsi,

pu me vía metrái ti yi.

Ap’ ta kókkala vgalméni

ton Ellínon ta ierá,

ke san próta andhrioméni,

khére, o khére, Eleftheriá!

Terjemahan Literal dalam Bahasa Indonesia

Aku mengenalimu dari ujung

pedang yang menakutkan.

Aku mengenailmu dari airmuka

Yang melihat bumi dengan kekuatan.

Bangkit dari tulang-tulang suci

dari Bangsa Yunani,

dan, gagah berani seperti dahulu,

Hidup, hiduplah, kebebasan!


Pada Sebuah Malam Sunyi di Kost: Dari Lagu Dana-Dana hingga SMS Tidak Penting

August 29, 2008

Sekali-kali curhat di blog, meski sebenarnya blog ini tidak dibuat untuk menampung keluh kesah Pemilik dalam mengarungii kehidupannya.

Malam sunyi. Lagu dana-dana Maluku Utara melantun di headset. Sembari menunggu balasan sms dari Mbak Fir, kunikmati lagu yang kudapat dari Upik ini. Perlahan muncul ingatan tentang Upik yang sedang membawakan tarian dana-dana di panggung culture show di Roxy Theater Neepawa. Muncul juga ingatan tentang kesan Yuri dan Cynthia terhadap lagu ini. “I like that song.” kata Cynthia saat kami mengobrol tentang culture show.

Beberapa menit kemudian, HP-ku berdering. Ada telepon dari Mbak Fir. Sebelumnya, via sms kutanyakan padanya materi dan objek pembelajaran development studies dan kriteria-kriteria sustainable society, pertanyaan yang mungkin menurut Mbak Fir terdengar random. Saat Mbak Fir menjelaskan jawabannya, aku jadi bingung sendiri, felt like getting lost. Karena Mbak Fir harus menemui seseorang, akhirnya kami membuat kesepakatan untuk melanjutkan pembicaraan via email.

Setelah telepon tertutup, datang sms dari Pipit, peserta PPIA perwakilan Jawa Tengah yang akan berangkat ke Australia bulan Oktober mendatang. Pipit menanyakan beberapa hal seputar persiapan mengikuti program, an exchange-related topic. Demi kelancaran komunikasi, akhirnya disepakati pembicaraan akan dilanjutkan besok di kampus (kebetulan Pipit seniorku di Sastra Inggris Undip).

Selanjutnya datang sms dari Putra, adik kelas di Assalaam, yang mau masuk ke Sastra Inggris Undip. Putra mengalami sedikit masalah dengan pengisian KRSnya. Kukatakan padanya untuk ”tenang ja. Innal ma’al ’usri yusra”

Tak berselang lama setelah kuletakkan HP-ku, datang sebuah sms lagi, tepat saat aku ingin kembali menikmati lagu dana-dana. Kubuka sms itu. Kulihat isi dan pengirimnya (nama, identitas, jenis kelamin, dan gender orang ini sengaja dirahasiakan). Pengirim sms yang terakhir ini dulu pernah penting dan berarti dalam kehidupanku tetapi sekarang sudah tidak penting lagi karena kepentingannya sudah kureduksi hingga ke titik terendah. Menurutku, penting tidaknya seseorang bagi kita hanyalah sebuah state of mind. Untuk itu, aku menge-set state of mind-ku, pertama, untuk membuatnya tidak penting, dan, kedua, menghapusnya dari lembaran-lembaran ingatanku.

Kadang kalau tiba-tiba aku teringat orang ini, cepat-cepat kunyanyikan Sche Ne Vmerla Ukrayiny, lagu kebangsaan Ukraina yang menurutku memiliki warna perpaduan antara melankolis dan herois. Dengan cara sederhana ini aku benar-benar bisa mengalihkan perhatianku dari orang itu. Memang, dalam hidup ada orang-orang yang kehadirannya membawa luka tersendiri pada diri kita. Untuk itu, diperlukan keberanian untuk melepaskan diri dari orang-orang tersebut. Terlepas dari betapa pentingnya orang itu bagiku dulu, aku sudah bulat untuk melepaskan diri darinya.

By the way, setelah sms dari orang ini, berdatangan sms-sms antara lain balasan dari Ketua BEM Sastra, salah satu teman yang menanyakan ’daun muda’ di Sastra, , dan sms ucapan selamat malam dari seorang teman lama. Dua yang sms terakhir sedikit bisa meramaikan malam yang semakin larut dan terasa semakin sunyi ini.

Kamar kost, 28 Agustus 2008


‘Batu-Batu Besarku’ Tanggal 27 Agustus 2008

August 29, 2008

- Bangun jam 3, belum sholat Isya’. Akhirnya sholat Isya’ jama’ah ma Zulfahmi coz aku nginep di rumah Zulfahmi.

- Smsan ma Bandeng yang nanyain kata-kata dalam Bahasa Spanyol. Lha aku dah bertahun-tahun gak deal with SpanishI y je hablo Espaňola poquito je n satu setengah tahun terakhir lebih sering estudie et parle Francais ya akhirnya gak bisa membantu secara maksimal.

- Setelah sholat tahajud memanjatkan a special prayer, tetapi entah kenapa abiz tu waktu tidur sebentar biz sholat mimpi aneh banget, benar-benar aneh, saking anehnya gak perlu dipublikasikan di blog ni.

- Abis sholat shubuh mimpi aneh lagi. Tidak pernah terduga dan terprediksikan sebelumnya. Aneh pokok’e.

- Di kampus nyari dosen mo ngurus nilai yang gak keluar tapi gak ketemu-ketemu.

- Ngobrol ma Munsu, mahasiswa Sastra Inggris asal Korea yang baru masuk. Pedekate dikit coz Pak Mu’allimin selaku Kajur Sastra Inggris memintaku jadi informal liason officer-nya si Munsu.

- Liat Korean Days, feeling the breeze of Dynamic Korea.

- Ngobrol-ngobrol ma anak-anak AIESEC. Sharing n tukar pikiran dikit.

- Nelpon dosen buat ngurus nilai yang gak keluar, tapi responnya sengit’e puol. Ada tanda-tanda yang menunjukkan bahwa aku harus merevisi rencana dan target-target akademisku untuk semester 3 ni. Banyak-banyak istighfar. Kadang ujian hidup memang terasa begitu berat.

- Abis Isya’ mo liat acara Korean Days lagi ma Supriyadi, tapi ternyata waktu mpe kampus acaranya dah selesai. Untungnya bawa laptop jadi langsung hot spot-an di Joglo.

- Ketemu Mas Udin, petinggi HaWe, yang bawa temennya anak STAIN. Temennya Mas Udin ngajak ngrobrol pake Bahasa Arab, fa takallamtu ma’aahu bil lughatil ’arabiyyah.

- Had a romantic dinner with Adi, discussed first impression and judgment in social interaction.

- Dalam lantunan Lagu Kebangsaan Uzbekistan, ngetik tulisan ni, sambil merenungkan pertanyaan, ”Kapan ya aku bisa ke Uzbekistan?”


Pada Sebuah Lembaran Abu-Abu Kehidupan

August 28, 2008

Hari-hariku akhir-akhir ini terasa aneh.
Sebenarnya yang aneh adalah kehidupan sosialku
hubungan horizontal atau hablum minannaas atau apa lah varian namanya.
Ada yang terus menjauh,
ada yang ingin tetap dekat,
ada yang seakan tak peduli,
ada yang begitu perhatian,
ada yang membingungkan,
dengan sikap-sikap yang tak dapat kupahami
Ada juga yang membingungkan
dengan sikap-sikap yang tak kuduga dan bayangkan sebelumnya.
Sedangkan hubunganku dengan Yang Di Atas,
hubungan vertikal atau hablum minallah atau apa lah varian namanya,
semakin tak menentu,
cintaku pada-Nya seakan surut, tak seperti dulu lagi.
Pada-Nya, aku tak sesetia dulu.
Harus kuakui aku bukan hamba yang baik.
Bahkan ada saat-saat dimana aku mempertanyakan eksistensi-Nya.
Astagfirulllah..
Sering kucoba bangkitkan cinta yang
dulu pernah memenuhi ruang hati
namun sia-sia saja.
Tuhan, bantu aku membangkitkan cintaku pada-Mu.


Lomba Bisnis Plan Pemuda 2008

August 27, 2008

Apakah kamu punya ide-ide keren bisnis yang orisinal?
Jika jawabannya YA, maka ikutilah Lomba
Bisnis Plan Pemuda 2008 yang diselenggarakan oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga RI, dengan total hadiah lebih dari 45 juta rupiah!

Lomba Bisnis Plan Pemuda 2008 adalah kegiatan yang diselenggarakan untuk kedua kalinya oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia

Di dalam kegiatan ini, diharapkan mampu menjaring gagasan-gagasan bisnis yang inovatif, layak dan mampu diterapkan ke dalam sebuah bisnis riil, dan sekaligus memberikan kontribusi bagi masyarakat dan lingkungannya.

Informasi lebih lanjut baca di http://lombabisnisplan.com/

Sekretariat Lomba Bisnis Plan Pemuda 2008
Asisten Deputi Kader Kewirausahaan Pemuda
Deputi Bidang Kewirausahaan Pemuda dan Industri Olahraga
Kementerian Negara Pemuda dan Olahraga
Gedung Graha Pemuda Lantai 7
Jl. Gerbang Pemuda 3, Senayan Jakarta Pusat
Telp : 021- 5738592
Fax : 021- 5738592
Email :
emailAdd=(‘lombabisnisplan@’+'gmail.com’) document.write(‘<a href=”mailto:’ + emailAdd + ‘”>’ + emailAdd + ‘</a><br />’) lombabisnisplan@gmail.com
CP : 0817 657 9630 attn Jaka
0818 601 457 attn Poetri